Setiap hal akan dimintai pertanggungjawaban. Dan pastikan setiap tulisan yang kau bagikan mampu memberi manfaat, tidak menjadi pemberat amal burukmu di akhirat kelak.
Hal penting saat orang tua bersama anak
Tuesday, 8 May 2012
Presentasi Psikologi bab "EMOSI"
Presentasi kedua perdana setelah bahasa Arab...
proses penyusunan makalah yang terhitung begitu singkat memicu "emosi" dari keseluruhan personil kelompok 8..
siapa sangka "sugesti" akan disebut-sebut lagi...hahaha.suDestyprasetyanigtyas..
satu lagi,suDesty mendapatkan penghargaan untuk menjawab satu pertanyaan yang membahas tentang "sudut pandang"!!!
benar-benar sesuatu...
-LOVE PSIKOLOGI-
Thursday, 3 May 2012
Menggali Motivator Belajar
Menggali Motivator Belajar
Belajar dalam kalangan kita saat ini masih menjadi momok yang membosankan, terdengar menjenuhkan tapi butuh. Daripada belajar, bukankah lebih senang jalan-jalan bersama kawan? Tapi bagaimana dengan pelajar yang sampai bertahan duduk di bangku kuliah? Semales-malesnya seorang mahasiswa, pasti tetap ada semangat untuk mendapatkan yang terbaik. Hal itu nampak ketika awal perkuliahan dimulai. Hampir semua mahasiswa ingin menunjukan kesempurnaan pada dirinya. Aktif, tidak ada kata malas. Hari-hari diperkuliahan dipenuhi dengan semangat. Bertubi-tubi pertanyaan ditujukan kepada pemakalah, baik yang menyangkut isi makalah ataupun hanya sekedar unjuk suara. Lagi-lagi demi popularitas. Tidak ada salahnya memang, dibandingkan ketika dalam forum diskusi tidak ada yang berpartisipasi, malah membentuk forum baru dalam sebuah forum. tentu bisa dikatakan diskusi tersebut gagal atau tidak jalan sebagaimana mestinya. Semua UKM dan LKM ingin dijajaki, mendaftar sana-sini, setelah terdaftar kemudian mengacuhkan begitu saja. Lagi-lagi hanya ajang suka-suka dan ajang pencarian jodoh. Bagaimana sebenarnya yang seharusnya diperbaharui agar semuanya bisa berjalan dengan baik? Memberikan pertanyaan kepada pemakalah tetapi melenceng, itu wajar bagi pelajar. Hal itu karena memang masih dalam tahap pembelajaran. Diskusi, mungkin terlihat sepele. Tapi hasilnya sangat besar sekali. Sekecil apapun permasalahan, jika diselesaikan dengan cara diskusi akan lebih mudah terselesaikan. Disamping itu juga melatih keberanian dalam mengajukan pendapat dan juga melatih kepercayaan diri dengan jawaban yang kita berikan.
Menjajaki kegiatan-kegiatan yang ada di kampus, tidak ada yang melarang. Yang perlu diperbaharui hanya niat yang salah. Suka-suka atau ajang pencarian jodoh saja, tentu itu niat yang salah. Tapi jika menyelam sambil minum air, itu sah- sah saja. Bagaimana yang dimaksud dengan menyelam itu? Ketika hendak menjajaki kegiatan tersebut, jadikan sebagai media pencarian jati diri. Dimana sebenarnya tempat yang tepat buat kita?. Hal ini karena tidak semua orang tahu tentang bakat pada diri mereka. Kemudian, muncul permasalahan baru. Bagaimana cara mengubah mindsate orang tentang belajar dan mempertahankan semangat agar kegiatan aktif di kelas, forum diskusi dan partisipasi baik di intra maupun ekstra kurikuler tetap terjaga? Motivator , itulah yang dibutuhkan! Tidak hanya ajang mengekspresikan bakat, menyalurkan pendapat saja, tapi juga perlu forum-forum santai yang isinya tentang motivasi-motivasi hidup. Hati itu laksana bateray yang suatu saat akan nge-drop yang artinya butuh di-charg. Prosesnya tentu berbeda, jika bateray yang dibutuhkan adalah aliran listrik, maka yang dibutuhkan hati adalah siraman kata-kata motivasi. Semakin sering di-charg maka hati akan selalu full semangat. Selain dengan forum santai yang menghadirkan motivator handal, darimana kita bisa mendapatkan motivasi tersebut? Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan motivasi hidup. Tidak hanya dari seseorang saja. Bagaimana jika semua orang berpikiran demikian? Niscaya tidak akan ada motivator di dunia ini. Karena yang diharapkan hanya menerima bukan memberi. Menjelajah ke dunia maya Memanfaatkan kondisi yang sedang nge-trand. Tidak sekedar facebook dan twitter saja yang dijelajah, tapi sejarah sukses para penemunya juga perlu dibaca. Membaca blog orang-orang sukses atau kumpulan kata-kata motivasi. Itu juga merupaka motivator kita. Membaca buku motivator Bagi penggemar buku bacaan atau lebih akrab disapa si-kutu buku, membaca buku sudah menjadi santapan wajib setiap waktu. Tapi bagaimana jika suatu saat merasa jenuh? Membaca buku yang berisi kata-kata bijak, dapat menumbuhkan semangat baru. Jangan berpikir bahwa pencinta buku juga tidak pernah merasa jenuh. Mengingat tujuan awal Contoh saja, mengingat apa tujuan awal pergi ke Jogja kalau tidak untuk menuntut ilmu? Mengingat-ingat tujuan apa yang sebenarnya melatar belakangi sehingga kita bisa melalukan suatu kegiatan, juga merupakan motivator terpendam yang sering dilupakan banyak orang. Hakekat hidup adalah sebagaimana hakekat roda. Yang selalu berputar, dan goyah. Maka motivasi itu perlu untuk mengokohkan kita dan untuk bisa bertahan saat berada dalam posisi yang tidak diharapkan. Tiga motivasi di atas adalah sedikit gambaran bahwa tidak hanya orang yang pandai berbicara saja yang bisa memberikan motivasi kepada kita. Tapi apapun bisa. Sehingga kapanpun kita perlu charger, kita bisa langsung mendapatkannya.
artikeL sahabat kita,Dini Latifah.
Belajar dalam kalangan kita saat ini masih menjadi momok yang membosankan, terdengar menjenuhkan tapi butuh. Daripada belajar, bukankah lebih senang jalan-jalan bersama kawan? Tapi bagaimana dengan pelajar yang sampai bertahan duduk di bangku kuliah? Semales-malesnya seorang mahasiswa, pasti tetap ada semangat untuk mendapatkan yang terbaik. Hal itu nampak ketika awal perkuliahan dimulai. Hampir semua mahasiswa ingin menunjukan kesempurnaan pada dirinya. Aktif, tidak ada kata malas. Hari-hari diperkuliahan dipenuhi dengan semangat. Bertubi-tubi pertanyaan ditujukan kepada pemakalah, baik yang menyangkut isi makalah ataupun hanya sekedar unjuk suara. Lagi-lagi demi popularitas. Tidak ada salahnya memang, dibandingkan ketika dalam forum diskusi tidak ada yang berpartisipasi, malah membentuk forum baru dalam sebuah forum. tentu bisa dikatakan diskusi tersebut gagal atau tidak jalan sebagaimana mestinya. Semua UKM dan LKM ingin dijajaki, mendaftar sana-sini, setelah terdaftar kemudian mengacuhkan begitu saja. Lagi-lagi hanya ajang suka-suka dan ajang pencarian jodoh. Bagaimana sebenarnya yang seharusnya diperbaharui agar semuanya bisa berjalan dengan baik? Memberikan pertanyaan kepada pemakalah tetapi melenceng, itu wajar bagi pelajar. Hal itu karena memang masih dalam tahap pembelajaran. Diskusi, mungkin terlihat sepele. Tapi hasilnya sangat besar sekali. Sekecil apapun permasalahan, jika diselesaikan dengan cara diskusi akan lebih mudah terselesaikan. Disamping itu juga melatih keberanian dalam mengajukan pendapat dan juga melatih kepercayaan diri dengan jawaban yang kita berikan.
Menjajaki kegiatan-kegiatan yang ada di kampus, tidak ada yang melarang. Yang perlu diperbaharui hanya niat yang salah. Suka-suka atau ajang pencarian jodoh saja, tentu itu niat yang salah. Tapi jika menyelam sambil minum air, itu sah- sah saja. Bagaimana yang dimaksud dengan menyelam itu? Ketika hendak menjajaki kegiatan tersebut, jadikan sebagai media pencarian jati diri. Dimana sebenarnya tempat yang tepat buat kita?. Hal ini karena tidak semua orang tahu tentang bakat pada diri mereka. Kemudian, muncul permasalahan baru. Bagaimana cara mengubah mindsate orang tentang belajar dan mempertahankan semangat agar kegiatan aktif di kelas, forum diskusi dan partisipasi baik di intra maupun ekstra kurikuler tetap terjaga? Motivator , itulah yang dibutuhkan! Tidak hanya ajang mengekspresikan bakat, menyalurkan pendapat saja, tapi juga perlu forum-forum santai yang isinya tentang motivasi-motivasi hidup. Hati itu laksana bateray yang suatu saat akan nge-drop yang artinya butuh di-charg. Prosesnya tentu berbeda, jika bateray yang dibutuhkan adalah aliran listrik, maka yang dibutuhkan hati adalah siraman kata-kata motivasi. Semakin sering di-charg maka hati akan selalu full semangat. Selain dengan forum santai yang menghadirkan motivator handal, darimana kita bisa mendapatkan motivasi tersebut? Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan motivasi hidup. Tidak hanya dari seseorang saja. Bagaimana jika semua orang berpikiran demikian? Niscaya tidak akan ada motivator di dunia ini. Karena yang diharapkan hanya menerima bukan memberi. Menjelajah ke dunia maya Memanfaatkan kondisi yang sedang nge-trand. Tidak sekedar facebook dan twitter saja yang dijelajah, tapi sejarah sukses para penemunya juga perlu dibaca. Membaca blog orang-orang sukses atau kumpulan kata-kata motivasi. Itu juga merupaka motivator kita. Membaca buku motivator Bagi penggemar buku bacaan atau lebih akrab disapa si-kutu buku, membaca buku sudah menjadi santapan wajib setiap waktu. Tapi bagaimana jika suatu saat merasa jenuh? Membaca buku yang berisi kata-kata bijak, dapat menumbuhkan semangat baru. Jangan berpikir bahwa pencinta buku juga tidak pernah merasa jenuh. Mengingat tujuan awal Contoh saja, mengingat apa tujuan awal pergi ke Jogja kalau tidak untuk menuntut ilmu? Mengingat-ingat tujuan apa yang sebenarnya melatar belakangi sehingga kita bisa melalukan suatu kegiatan, juga merupakan motivator terpendam yang sering dilupakan banyak orang. Hakekat hidup adalah sebagaimana hakekat roda. Yang selalu berputar, dan goyah. Maka motivasi itu perlu untuk mengokohkan kita dan untuk bisa bertahan saat berada dalam posisi yang tidak diharapkan. Tiga motivasi di atas adalah sedikit gambaran bahwa tidak hanya orang yang pandai berbicara saja yang bisa memberikan motivasi kepada kita. Tapi apapun bisa. Sehingga kapanpun kita perlu charger, kita bisa langsung mendapatkannya.
artikeL sahabat kita,Dini Latifah.
Saturday, 21 April 2012
Renungan Lir iLir
Bisakah luka yang teramat dalam ini nantinya akan sembuh,
bisakah kekecewan dan keputusasaan yang mengiris-iris hati berpuluh-puluh juta saudara kita ini pada akhirnya nanti akan kikis,
adakah kemungkinan kita merangkak naik kebumi dari jurang yang teramat curam dan dalam,
akankah api akan berkobar-kobar lagi apakah asap akan membumbung tinggi dan memenuhi angkasa tanah air,
akankah kita akan bertabrakan lagi jarah menjarah dengan pengorbanan yang tak terkirakan,
adakah kita tahu apa yang sebenarnya sedang kita jalani,
bersediakah sebenarnya kita untuk tau persis apa yang sesungguhnya kita cari, cakrawala manakah yang menjadi tujuan sebenarnya langkah-langkah kita,
pernahkah kita bertanya bagaimana melangkah yang ,
pernakah kita mencoba menyesali hal-hal yang barangkali perlu kita sesali dari prilaku-prilaku kita yang kemarin,
bisakah kita menumbuhkan kerendah hatian dibalik kebanggaan-kebanggaan,
masih tersediakah ruang di dalam dada kita dan akal kepala kita untuk sesekali berkata pada diri kita sendiri bahwa yang bersalah bukan hanya mereka,
bahwa yang melakukan dosa bukan ia tetapi juga kita masih tersediakah peluang didalam kerendahan hati kita untuk mencari apapun saja yang kira-kira kita perlukan meskipun barang kali menyakitkan diri kita sendiri mencari hal-hal yang benar-benar kita butuhkan supaya sakit…sakit..sakit kita ini benar benar sembuh total,
sekurang-kurang dengan perasaan santai kepada diri kita sendiri untuk menyadari dengan sportif bahwa yang mesti disembuhkan bukanlah yang berada diluar tubuh kita tetapi didalam diri kita,
yang perlu utama kita lakukan adalah penyembuhan diri yang kita yakini harus betul-betul disembuhkan justru adalah segala sesuatu yang berlaku didalam hati dan akal pikiran kita.
Saya ingin mengajak engkau semua memasuki dunia Lir ILir……(Lir iLir….Lir iLir….Tandure woh sumilir tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar……)
Kanjeng Sunan Ampel seakan-akan baru hari ini bertutur kepada kita,
tentang kita,
tentang segala sesuatu yang kita mengalaminya sendiri namun tidak kunjung sanggup kita mengerti.
Sejak lima abad silam syair itu telah Ia lantunkan dan tak ada jaminan bahwa sekarang kita sudah paham,
padahal kata-kata beliau mengeja kehidupan kita ini sendiri, alfa….beta..alif…ba….’ ta’….
kebingungan sejarah kita dari hari-kehari,
sejarah tentang sebuah negri yang puncak kerusakannya terletak pada ketidak sanggupan para penghuninya untuk mengakui betapa kerusakan itu sudah sedemikian tidak terperi
“menggeliatlah dari matimu!!! tutur sang Sunan…”
Siumanlah dari pingsan berpuluh-puluh tahun,
bangkitlah dari nyenyak tidurmu sungguh negri ini adalah penggalan Surga!!
Surga seakan-akan pernah bocor mencipratkan kekayaan dan keindahannya, dan cipratan keindahan itu bernama,
Indonesia Raya.
Kau bisa tanam benih kesejahteraanapa saja diatas kesuburan tanahnya yang tidak terkirakan ditengah hijau bumi kepulauan yang bergandeng-gandeng mesra.
Tapi kita memang telah tidak mensyukuri rahmat sepenggal surga ini,
kita telah memboroskan anugerah tuhan ini dengan bercocok tanam ketidakadilan dan panen-panen kerakusan.
---(cah angon….cah angon penekno blimbing kuwi…..lunyu-lunyu penekno..kanggo mbasuh dhodot iro…)---
kanjeng sunan tidak memilih figure misalnya
---(Pak Jendral…Pak Jendral,,,,)---
juga bukan intelektual, Ulama-ulama’, seniman, sastrawan atau apapun, tetapi cah angon,
beliau juga menuturkan penekno blimbing kuwi bukan
---(Penekno pelem kuwi….)---
bukan penekno sawo kuwi, bukan penekno buah yang lain, tapi belimbing bergigir lima
terserah apa tafsirmu tentang lima,
yang jelas harus ada yang memanjat pohon yang licin itu,
--- (lunyu…lunyu penekno…) ---
agar belimbing bisa kita capai bersama
dan yang harus memanjat adalah cah angon anak gembala, tentu saja dia boleh seorang doctor, kyai, ulama, seniman, sastrawan atau siapapun,
namun dia harus memiliki daya angon daya menggembalakan kesanggupan untuk ngemong semua pihak,
karakter untuk merangkul dan memesrai siapa saja sesame saudara sebangsa, determinasi yang menciptakan garis besutan kedamaian bersama,
pemancar kasih sayang yang dibutuhkan dan diterima semua warna, semua golongan, semua kecendrungan,
bocah angon adalah pemimpin nasional,
bukan tokoh golongan atau pemuka suatu grombolan.
Selicin apapun pohon-pohon tinggi reformasi ini sang bocah angon harus memanjat sampai selamat memperoleh buahnya, bukan ditebang dirobohkan atau diperebutkan dan air sari pati belimbing gigir lima itu diperlukan bangsa ini untuk mencuci pakaian nasionalnya.
Pakaian adalah akhlak, pakaian adalah yang menjadikan manusia bukan binatang...
kalau engkau tidak percaya berdirilah di depan pasar dan copotlah pakaianmu!!!
maka engkau kehilangan harkatmu sebagai manusia. Pakaianlah yang membuat manusia bernama manusia, pakaian adalah pegangan nilai, landasan moral, dan system nilai. System nilai itulah yang harus kita cuci dengan pedoman lima!
Satu syair tidak bisa diselesaikan ditafsirkan dengan seribu jilid buku,
satu tembang syair tidak selesai ditafsirkan dengan waktu dan seribu orang.
Kami ingin mengajakmu untuk berkeliling untuk memandang warna-warni yang bermacam-macam dan membiarkan mereka dengan warnanya masing-masing, agar kita mengerti dengan hati dan ketulusan kita...
bisakah kekecewan dan keputusasaan yang mengiris-iris hati berpuluh-puluh juta saudara kita ini pada akhirnya nanti akan kikis,
adakah kemungkinan kita merangkak naik kebumi dari jurang yang teramat curam dan dalam,
akankah api akan berkobar-kobar lagi apakah asap akan membumbung tinggi dan memenuhi angkasa tanah air,
akankah kita akan bertabrakan lagi jarah menjarah dengan pengorbanan yang tak terkirakan,
adakah kita tahu apa yang sebenarnya sedang kita jalani,
bersediakah sebenarnya kita untuk tau persis apa yang sesungguhnya kita cari, cakrawala manakah yang menjadi tujuan sebenarnya langkah-langkah kita,
pernahkah kita bertanya bagaimana melangkah yang ,
pernakah kita mencoba menyesali hal-hal yang barangkali perlu kita sesali dari prilaku-prilaku kita yang kemarin,
bisakah kita menumbuhkan kerendah hatian dibalik kebanggaan-kebanggaan,
masih tersediakah ruang di dalam dada kita dan akal kepala kita untuk sesekali berkata pada diri kita sendiri bahwa yang bersalah bukan hanya mereka,
bahwa yang melakukan dosa bukan ia tetapi juga kita masih tersediakah peluang didalam kerendahan hati kita untuk mencari apapun saja yang kira-kira kita perlukan meskipun barang kali menyakitkan diri kita sendiri mencari hal-hal yang benar-benar kita butuhkan supaya sakit…sakit..sakit kita ini benar benar sembuh total,
sekurang-kurang dengan perasaan santai kepada diri kita sendiri untuk menyadari dengan sportif bahwa yang mesti disembuhkan bukanlah yang berada diluar tubuh kita tetapi didalam diri kita,
yang perlu utama kita lakukan adalah penyembuhan diri yang kita yakini harus betul-betul disembuhkan justru adalah segala sesuatu yang berlaku didalam hati dan akal pikiran kita.
Saya ingin mengajak engkau semua memasuki dunia Lir ILir……(Lir iLir….Lir iLir….Tandure woh sumilir tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar……)
Kanjeng Sunan Ampel seakan-akan baru hari ini bertutur kepada kita,
tentang kita,
tentang segala sesuatu yang kita mengalaminya sendiri namun tidak kunjung sanggup kita mengerti.
Sejak lima abad silam syair itu telah Ia lantunkan dan tak ada jaminan bahwa sekarang kita sudah paham,
padahal kata-kata beliau mengeja kehidupan kita ini sendiri, alfa….beta..alif…ba….’ ta’….
kebingungan sejarah kita dari hari-kehari,
sejarah tentang sebuah negri yang puncak kerusakannya terletak pada ketidak sanggupan para penghuninya untuk mengakui betapa kerusakan itu sudah sedemikian tidak terperi
“menggeliatlah dari matimu!!! tutur sang Sunan…”
Siumanlah dari pingsan berpuluh-puluh tahun,
bangkitlah dari nyenyak tidurmu sungguh negri ini adalah penggalan Surga!!
Surga seakan-akan pernah bocor mencipratkan kekayaan dan keindahannya, dan cipratan keindahan itu bernama,
Indonesia Raya.
Kau bisa tanam benih kesejahteraanapa saja diatas kesuburan tanahnya yang tidak terkirakan ditengah hijau bumi kepulauan yang bergandeng-gandeng mesra.
Tapi kita memang telah tidak mensyukuri rahmat sepenggal surga ini,
kita telah memboroskan anugerah tuhan ini dengan bercocok tanam ketidakadilan dan panen-panen kerakusan.
---(cah angon….cah angon penekno blimbing kuwi…..lunyu-lunyu penekno..kanggo mbasuh dhodot iro…)---
kanjeng sunan tidak memilih figure misalnya
---(Pak Jendral…Pak Jendral,,,,)---
juga bukan intelektual, Ulama-ulama’, seniman, sastrawan atau apapun, tetapi cah angon,
beliau juga menuturkan penekno blimbing kuwi bukan
---(Penekno pelem kuwi….)---
bukan penekno sawo kuwi, bukan penekno buah yang lain, tapi belimbing bergigir lima
terserah apa tafsirmu tentang lima,
yang jelas harus ada yang memanjat pohon yang licin itu,
--- (lunyu…lunyu penekno…) ---
agar belimbing bisa kita capai bersama
dan yang harus memanjat adalah cah angon anak gembala, tentu saja dia boleh seorang doctor, kyai, ulama, seniman, sastrawan atau siapapun,
namun dia harus memiliki daya angon daya menggembalakan kesanggupan untuk ngemong semua pihak,
karakter untuk merangkul dan memesrai siapa saja sesame saudara sebangsa, determinasi yang menciptakan garis besutan kedamaian bersama,
pemancar kasih sayang yang dibutuhkan dan diterima semua warna, semua golongan, semua kecendrungan,
bocah angon adalah pemimpin nasional,
bukan tokoh golongan atau pemuka suatu grombolan.
Selicin apapun pohon-pohon tinggi reformasi ini sang bocah angon harus memanjat sampai selamat memperoleh buahnya, bukan ditebang dirobohkan atau diperebutkan dan air sari pati belimbing gigir lima itu diperlukan bangsa ini untuk mencuci pakaian nasionalnya.
Pakaian adalah akhlak, pakaian adalah yang menjadikan manusia bukan binatang...
kalau engkau tidak percaya berdirilah di depan pasar dan copotlah pakaianmu!!!
maka engkau kehilangan harkatmu sebagai manusia. Pakaianlah yang membuat manusia bernama manusia, pakaian adalah pegangan nilai, landasan moral, dan system nilai. System nilai itulah yang harus kita cuci dengan pedoman lima!
Satu syair tidak bisa diselesaikan ditafsirkan dengan seribu jilid buku,
satu tembang syair tidak selesai ditafsirkan dengan waktu dan seribu orang.
Kami ingin mengajakmu untuk berkeliling untuk memandang warna-warni yang bermacam-macam dan membiarkan mereka dengan warnanya masing-masing, agar kita mengerti dengan hati dan ketulusan kita...
Wednesday, 11 April 2012
Sebuah Permohonan
Robbii…
dalam 1/3 malam terakhir-Mu ini
Aku bermunajat kepada-Mu
Merintih atas dosa yang berlumuran memenuhi diri
Meraba maaf-Mu
Mencoba menggapai kasih-Mu
Seberapapun kotornya diri ini
Aku yakin robbii,
Masih kau sisakan setitik putih dihati ini
Masih kau ikat segenggam iman dalam nurani ini
Karenanya,,biarkan putih itu menjalar
Membersihkan hitamku atas-Mu
Biarkan ia menjadi penguasa malam ini
Hingga kembali seluruh putihku dari-Mu
Berharap ridho-Mu menyertai setiap langkahku...
dalam 1/3 malam terakhir-Mu ini
Aku bermunajat kepada-Mu
Merintih atas dosa yang berlumuran memenuhi diri
Meraba maaf-Mu
Mencoba menggapai kasih-Mu
Seberapapun kotornya diri ini
Aku yakin robbii,
Masih kau sisakan setitik putih dihati ini
Masih kau ikat segenggam iman dalam nurani ini
Karenanya,,biarkan putih itu menjalar
Membersihkan hitamku atas-Mu
Biarkan ia menjadi penguasa malam ini
Hingga kembali seluruh putihku dari-Mu
Berharap ridho-Mu menyertai setiap langkahku...
Hanya Kepada-Mu Tuhan
Mungkin iramaku tak lagi Do-Re-Mi
Nadaku tak lagi mayor atau minor
Sajakku pun tak lagi Ab-Ab
Namun satu yang kutau pasti
Irama-Mu selalu Satu
Nada-Mu salalu menggema disetiap waktu
Sajak-Mu menghiasi setiap koridor hati yang tertutup karang sekalipun
Nur-Mu tak terbatas ruang maupun waktu...
Ghaffar-Mu adalah lautan tanpa batas,
Lathif-Mu adalah awan yang senantiasa mengikuti setiap kepala
yang ku tau itu selalu, selamanya...
Nadaku tak lagi mayor atau minor
Sajakku pun tak lagi Ab-Ab
Namun satu yang kutau pasti
Irama-Mu selalu Satu
Nada-Mu salalu menggema disetiap waktu
Sajak-Mu menghiasi setiap koridor hati yang tertutup karang sekalipun
Nur-Mu tak terbatas ruang maupun waktu...
Ghaffar-Mu adalah lautan tanpa batas,
Lathif-Mu adalah awan yang senantiasa mengikuti setiap kepala
yang ku tau itu selalu, selamanya...
Kemudian, inilah yang Terbaik
Impian itu menyeruak kembali dari dalam benakku
Menggedor pintu logika
Memaksaku mengenang kembali masa Dimana aku begitu mungkin menggapainya
Begitu nyata...
Satu langkah lagi
Ya... satu langkah lagi
Rabbii..mengapa Kau hadirkan mimpi itu lagi?
Setelah sekian lama aku kubur dalam Sangat dalam
Ya Rabbii.. ihfadzni…
Jaga aku dalam penjagaan-Mu yang teraman
Dari segala perhiasan dunia ini
Aku hanya ingin berjalan di jalan-Mu
Jalan yang Kau persiapkan untukku…
170212.07.00pm
Menggedor pintu logika
Memaksaku mengenang kembali masa Dimana aku begitu mungkin menggapainya
Begitu nyata...
Satu langkah lagi
Ya... satu langkah lagi
Rabbii..mengapa Kau hadirkan mimpi itu lagi?
Setelah sekian lama aku kubur dalam Sangat dalam
Ya Rabbii.. ihfadzni…
Jaga aku dalam penjagaan-Mu yang teraman
Dari segala perhiasan dunia ini
Aku hanya ingin berjalan di jalan-Mu
Jalan yang Kau persiapkan untukku…
170212.07.00pm
Terbang dalam Lamunan
Mentari pagi menelusup jendela
Sergap tangan ini melindungi mataku yang silau Dan begitu menyesakkan
Tak bosan mentari menghantam kaca kampus
Hingga selalu saja mata ini pedih olehnya
Belum lagi dengan hati yang kian sesak
Sesak melihat pemandangan layu
Sekilas terlihat begitu jelas bayangan itu
Agh…masih sakit…
Adakah luka disana…
Adakah obatnya???
Terbius dalam lamunan
***
Astaghfirullah…… Satu pertanyaan melayang dari dosen
Tersadar.. Terperanjat... Ternganga…
Bingung..
Sergap tangan ini melindungi mataku yang silau Dan begitu menyesakkan
Tak bosan mentari menghantam kaca kampus
Hingga selalu saja mata ini pedih olehnya
Belum lagi dengan hati yang kian sesak
Sesak melihat pemandangan layu
Sekilas terlihat begitu jelas bayangan itu
Agh…masih sakit…
Adakah luka disana…
Adakah obatnya???
Terbius dalam lamunan
***
Astaghfirullah…… Satu pertanyaan melayang dari dosen
Tersadar.. Terperanjat... Ternganga…
Bingung..
Kau Tahu, Aku Bisa
Usang berdebu
seperti ada sesuatu yang menodainya…
Aku yakin ada sepercik air di dataran gersang ini untuk membersihkanya
mensucikannya hingga kaca itu bening kembali…
pasti ada…
tidak akan menyerah aku mencarinya
akan aku buat benalu-benalu itu tercengang akan kembali beningnya kaca itu!!!
Lihat saja!!!
MF
seperti ada sesuatu yang menodainya…
Aku yakin ada sepercik air di dataran gersang ini untuk membersihkanya
mensucikannya hingga kaca itu bening kembali…
pasti ada…
tidak akan menyerah aku mencarinya
akan aku buat benalu-benalu itu tercengang akan kembali beningnya kaca itu!!!
Lihat saja!!!
MF
Tuesday, 31 January 2012
Bersama Subuh Mu
Satu demi satu berkumandang panggiLan-Mu...
memecah heningnya Fajar,
mengakhiri sepertiga maLam peraduanku pada-Mu...
Secercah harapan menyapa,
masa depan menunggu dibaLik subuh-Mu,
meLambaikan tangan,
seraya berbisik,
"BangunLah kawan...
AwaLi pagi indahmu bersama Ayat-ayat-Nya.."
Semangat Pagi!!! ganbatte!
memecah heningnya Fajar,
mengakhiri sepertiga maLam peraduanku pada-Mu...
Secercah harapan menyapa,
masa depan menunggu dibaLik subuh-Mu,
meLambaikan tangan,
seraya berbisik,
"BangunLah kawan...
AwaLi pagi indahmu bersama Ayat-ayat-Nya.."
Semangat Pagi!!! ganbatte!
Thursday, 26 January 2012
Mengeja Aksara Takdir Mu
Menafsir ayat-ayat mutasyabih...
BegituLah gambaran Logika ini daLam mengeja aksara takdir-Mu...
Aksara takdir yang entah kapan bisa kubaca,
Aksara takdir yang bahkan aku tak tahu bagaimana gramatikalnya,
Aksara indah Mu yang selalu penuh dengan hikmah,
Hanya aku yang hamba ini tidak tahu,
Hanya aku yang hamba ini yang buta Pesan Mu
Hanya aku yang hamba ini Tuli Seruan Mu
Rabbii...Ku hambakan aku pada Mu
Ku hambakan seluruh nafas ini hanya kepada Mu
Irhamnaa Rabbii..
Irhamnaa..
BegituLah gambaran Logika ini daLam mengeja aksara takdir-Mu...
Aksara takdir yang entah kapan bisa kubaca,
Aksara takdir yang bahkan aku tak tahu bagaimana gramatikalnya,
Aksara indah Mu yang selalu penuh dengan hikmah,
Hanya aku yang hamba ini tidak tahu,
Hanya aku yang hamba ini yang buta Pesan Mu
Hanya aku yang hamba ini Tuli Seruan Mu
Rabbii...Ku hambakan aku pada Mu
Ku hambakan seluruh nafas ini hanya kepada Mu
Irhamnaa Rabbii..
Irhamnaa..
Zawjaty
أُحِبُّـكِ مثلما أنـتِ أُحِبـُّكِ كيـفما كُنــْتِ
ومهما كانَ مهمــــا صارَ أنتِ حبــــــــيـبتي أنتِ
حَلالـــــــــي أَنتِ لا أَخْشى عَذولاً هَمّـُــــــــــــــــــه مَقْتِي
لقدْ أَذِنَ الزمــــــــــــــــــــــانُ لنا بِوَصْلٍ غَــــــــــــــــــيْرِ منْبَتِّ
سَقَيْـــتِ الحُــــــــــــــــــبَّ في قلبـي بِحُســـــــــــــــــْن الفعلِ والسَّمْتِ
يغيبُ السَّعـــــــــــــــــــْدُ إن غِبْتِ ويَصْـــــــــــــــــــــــــفو العَيْشُ إِنْ جِئْتِ
نهاري كــــــــــــــــــــــــادِحٌ حتى إذا ما عُـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــدْتُ للبـيتِ
لَقِيتُكِ فانْجَـــــــــــــــــــــــــــــلى عني ضَــــــــــــــــــــــــــــــــــنايَ إذا تَبَسَّمـْتِ
تَضيقُ بيَ الحيـــــــــــــــــــــــــــاةُ إذا بها يومــــــــــــــــــــــــــــــــــاً تَبَــرَّمتِ
فأَســــــــــــــــــــــــــــــعى جاهـداً حتى أُحَقِّقَ مــــــــــــــــــــــــــا تَمَنَّيـــْتِ
هَنــــــــــــــــائي أنتِ فَلْتَهْنَيْ بِدفءِ الْحُـــــــــــــــــــــــــــبِّ مَا عِشْــتِ
فَرُوحَــــــــــــانَا قدِ ائْتَلَفا كَمِثْلِ الْأَرْضِ وَالنَّــــــــــــــــــــــــــبْـتِ
فَيَا أَمَلـــــي وَيَا سَكَنـــــِي وَ يَا أُنْسِـي ومُلْهِــــــــمَتِي
يَطيبُ العَيْشُ مَهْمَا ضَـاقَتِ الأيامُ إِنْ طِبْتِ
ومهما كانَ مهمــــا صارَ أنتِ حبــــــــيـبتي أنتِ
حَلالـــــــــي أَنتِ لا أَخْشى عَذولاً هَمّـُــــــــــــــــــه مَقْتِي
لقدْ أَذِنَ الزمــــــــــــــــــــــانُ لنا بِوَصْلٍ غَــــــــــــــــــيْرِ منْبَتِّ
سَقَيْـــتِ الحُــــــــــــــــــبَّ في قلبـي بِحُســـــــــــــــــْن الفعلِ والسَّمْتِ
يغيبُ السَّعـــــــــــــــــــْدُ إن غِبْتِ ويَصْـــــــــــــــــــــــــفو العَيْشُ إِنْ جِئْتِ
نهاري كــــــــــــــــــــــــادِحٌ حتى إذا ما عُـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــدْتُ للبـيتِ
لَقِيتُكِ فانْجَـــــــــــــــــــــــــــــلى عني ضَــــــــــــــــــــــــــــــــــنايَ إذا تَبَسَّمـْتِ
تَضيقُ بيَ الحيـــــــــــــــــــــــــــاةُ إذا بها يومــــــــــــــــــــــــــــــــــاً تَبَــرَّمتِ
فأَســــــــــــــــــــــــــــــعى جاهـداً حتى أُحَقِّقَ مــــــــــــــــــــــــــا تَمَنَّيـــْتِ
هَنــــــــــــــــائي أنتِ فَلْتَهْنَيْ بِدفءِ الْحُـــــــــــــــــــــــــــبِّ مَا عِشْــتِ
فَرُوحَــــــــــــانَا قدِ ائْتَلَفا كَمِثْلِ الْأَرْضِ وَالنَّــــــــــــــــــــــــــبْـتِ
فَيَا أَمَلـــــي وَيَا سَكَنـــــِي وَ يَا أُنْسِـي ومُلْهِــــــــمَتِي
يَطيبُ العَيْشُ مَهْمَا ضَـاقَتِ الأيامُ إِنْ طِبْتِ
HERO
There's a hero
If you look inside your heart
You don't have to be afraid
Of what you are
There's an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know
Will melt away
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
It's a long road
And you face the world alone
No one reaches out a hand
for you to hold
You can find love
if you search within yourself
And the empitiness you felt
will disappear
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
Oh ho, Lord knows
dreams are hard to follow
But don't let anyone
tear them away, hey yea
Hold on
there will be tomorrow
In time, you'll find the way, hey
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
That a hero lies in you
Mmm, That a hero lies in you...
If you look inside your heart
You don't have to be afraid
Of what you are
There's an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know
Will melt away
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
It's a long road
And you face the world alone
No one reaches out a hand
for you to hold
You can find love
if you search within yourself
And the empitiness you felt
will disappear
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
Oh ho, Lord knows
dreams are hard to follow
But don't let anyone
tear them away, hey yea
Hold on
there will be tomorrow
In time, you'll find the way, hey
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
That a hero lies in you
Mmm, That a hero lies in you...
Friday, 25 November 2011
Aku Di Sini Karena Nya
.saat berada dipenghujung jaLan..
tak pernah aku tahu kemana takdirku daLam takdir-Nya,
usaha,Logika sperti tak bermakna..
entah..
harus disini kuLangkahkan kaki..
harus dari sini kurajut asaku kmbaLi..
harus di sini, ditempat penuh beLenggu ini,
ku dapati satu dari Maha mimpiku..
geLap pun indah..
saat bintang terLihat jauh Lbih terang dari mentari yg teLah pergi..
no matter whatever happen..
i beLieve,everyLife has a secret.
^_^
tak pernah aku tahu kemana takdirku daLam takdir-Nya,
usaha,Logika sperti tak bermakna..
entah..
harus disini kuLangkahkan kaki..
harus dari sini kurajut asaku kmbaLi..
harus di sini, ditempat penuh beLenggu ini,
ku dapati satu dari Maha mimpiku..
geLap pun indah..
saat bintang terLihat jauh Lbih terang dari mentari yg teLah pergi..
no matter whatever happen..
i beLieve,everyLife has a secret.
^_^
Sunday, 12 June 2011
Sepenggal Kisah Yang Tak Kembali
Hujan…
Pagi ini, tak sepeti pagi-pagi yang lalu.pagi ini, Syaima, gadis desa yang telah tersulap menjadi seorang muslimah cantik bak bidadari ini,begitu bersemangat beranjak bangun disepetiga malamnya. Tampak matanya berbinar, tak sabar menyambut pagi yang akan menjelang setelah peraduan qiyamullail dan subuhnya hari ini. Tampak sekali. Sungguh, sedikitpun tak biasa gadis ini menyembunyikan perasaan dari raut wajah dan matanya. Seperti tengah berada di pasar malam yang dipenuhi permen arumanis kesukaannya. Selalu mengekspresikan apa saja yang ada dalam benaknya. Tidak pernah sekalipun berubah.Ba’da subuh , tepat pukul 05.00 am WNIP ( Wekdal Nuswantara Imbang Pracima ) atau yang biasa kita kenal dengan WIB ( Waktu Indonesia bagian Barat ) , Syaima tampak menyibukkan diri di kamar. Secarik kertas berada erat di genggamannya. Aku tak yakin itu sebuah surat. Tampaknya terlalu mengenaskan jika selembar kertas lusuh nan kumal nan eksotis ( kosakata baru, bahasa halus dari lecek ) itu ku sebut sebuah surat.
Perlahan namun pasti, semua orangpun akan mengira gadis ini mulai menampakkan ketidakwajarannya…
Syaima mulai tersenyum senyum sendiri…semakin mengamati benda eksotis itu…seperti teringat sesuatu…terbayang…kemudian airpun merembes dari kedua pelupuk matanya. Syaima menangis.
Selama beberapa detik. Ia mencoba mengendalikan diri. Senyumpun kembali terkembang dari bibir ranumnya. Ternyata…benar saja…benda tadi memang harus kita akui sebuah surat. Akupun tadinya tidak begitu mengerti. Surat apa, bagaimana, dari siapa dan mengapa hingga bias membuatnya begitu merelakan diri masuk kedalam isi tulisan itu.namun, setelah ku cari tahu dari sumber yang bisa sdikit dipercaya, akupun mengerti…sangat mengerti…
Untukmu
Di hatiku , Syaimaa’ zulfa
Semoga kau selalu berada dalam lindumgan-Nya.akupun begitu.
Terlampau banyak yang tak ku mengerti dari perasaan perasaan yang kian menyiksa nurani ini.
Terlampau sulit aku mengerti untuk sekedar mengartikan perasaan apakah yang bergemuruh menyuarakan kidung kidung perih bagi pemuda yang belum pernah sekalipun menjamah sesuatu yang dinamakan cinta itu…
Terlalu rumit.
Namun Fa…percayakah kau padaku, jika tak bisa sedetikpun aku tenang terngiang keputusanmu untuk meninggalkan ku???
Percayakah?
Sungguh Fa…aku begitu menghargai alasanmu.begitu mengerti dan sangat mengerti sebab apa yang membuatmu yakin dengan keputusan itu.
Namun…tidak halnya dengan hati ini.
Ku harap, hatimu akan selalu menjaga apa yang pernah kita jaga bersama.
Ku harap, suatu saat nanti , Tuhan akan mempertemukanku dan kau kembali dalam sebuah ikatan suci.
Ku tunggu kau.digubuk ini. Penjara suci, dimana kau dan aku bertemu untuk yang petama dan yang terakhir.
Semoga, waktu tiga tahun cukup bagimu dan aku menyempurnakan ilmu.
Pukul 06.00 am .
Masih saja hujan .
Namun sepertinya syaima tidak memperdulikan dentuman air deras yang mengalir tanpa ampun dari langit di atas sana. Ia bersihkeras untuk pergi ke suatu tempat . Syaima kembali terpaku pada benda eksotis tadi. Diingatnya kembali. Tertulis 11 oktober 2008.Hhh…sudah lama sekali ternyata. Pantas saja, terlihat begitu kumal kertas itu. Sebentar!!!hari ini.ya…hari ini,jum’at tepat tanggal 11 oktober 2011. Tunggu dulu. Di sana, di kertas itu , di surat itu , tertulis satu nama. Bukan nama. Lebih tepatnya, inisial.
Yang mengasihimu,
F.N.T
11 Oktober 2011…Tiga tahun mendatang…terhitung dari 11 Oktober 2008.
HARI INI.BENAR HARI INI.
Sesekali Syaima menengok jam dinding di ruang keluarga. Maklum saja…sudah sangat lama di kamarnya tidak terdengar detak kehidupan jam dinding. Jam tangan apalagi. Hanya handphone saja alternative jam terdekat. Namun setelah alarm tadi malam , sepertinya ia lupa dimana terakhir ia meletakkan handphone berstandar nasional yang masih dipertahankan hingga berabad-abad itu. Di bawah bantal sepertinya. Atau entah terhempas kebelahan dipan ( tempat tidur ) yang sebelah mana karena kebiasaan buruk Syaima menghempaskan apa saja yang menggedor-gedor pintu mimpinya untuk segera bangun. Rupanya, sifat bawaan dari eyang kakung dari sang ibu menurun ke tabiat putri sulung dari dua besaudara, syaimaa’ zulfa dan Zahra Kamilatunnuha ini.Perlu dicatat, pasangan suami istri ayah ibu dari syaima memang sangat terobsesi dengan nama-nama arab. Bukan hanya itu, walaupun mereka berasal dari keluarga pedesaan yang amat awam.namun , mereka sadar betul akan agama. Oleh karena itulah…sejak kecil kdua anak mereka,panggil saja Syaima dan Zahra sudah diperkenalkan dengan dunia keagamaan.ya…semisal dititipkan di TPA-TPA, begitu bahasa sederhananya.
Ia ragu.
Tiga tahun sudah. Ingin sekali ia datang kesana.Ada sesuatu yang menari-nari saat teringat kata-kata dalam surat itu. Ia teringat kembali .
Ku tunggu kau.digubuk ini. Penjara suci, dimana kau dan aku bertemu untuk yang petama dan yang terakhir.
Semoga, waktu tiga tahun cukup bagimu dan aku menyempurnakan ilmu.
“Ah…apakah perasaan seseorang yang di seberang sana masih sama seperti dulu.setelah tiga tahun berlalu.tepat hari ini… Menunggu kedatangan gadis yang telah melukainya…menunggu ku???” keluh Syaima dalam hati.
Menengadah. Menghela nafas. Kemudian beranjak pergi meninggalkan kamar yang semakin lama terasa semakin sesak itu. Menuju dapur.
Gemercik air sudah terdengar selepas subuh tadi. Lampu-lampu rumah pun telah dihidupkan setelah semalaman dininabobokan untuk menghasilkan kegelapan. Terdengar jelas ketika eyang uti dari ayah Syaima tergopoh-gopoh mengambil kayu. Sungguh bukan karena Ketidakpengertian keluarga Syaima, hingga eyang uti terjun turun tangan mengurusi dapur. Namun memang karena saking inginnya membantu Bu Iin, ibu Syaima mengepulkan asap setiap pagi buta.
Dan seperti biasa, sejak sebelum adzan subuh tadi, sedingin apapun udara menusuk tulang, sederas apapun hujan , ayah Syaima , Lik Kun , begitu aku biasa memanggilnya , selalu berada di shaf terdepan jama’ah masjid Baitun Nuur di kampung kami. Terkadang, beliau juga yang mengumandangakan adzan jika belum ada mu’adzin yang datang.
to be continue...
Pagi ini, tak sepeti pagi-pagi yang lalu.pagi ini, Syaima, gadis desa yang telah tersulap menjadi seorang muslimah cantik bak bidadari ini,begitu bersemangat beranjak bangun disepetiga malamnya. Tampak matanya berbinar, tak sabar menyambut pagi yang akan menjelang setelah peraduan qiyamullail dan subuhnya hari ini. Tampak sekali. Sungguh, sedikitpun tak biasa gadis ini menyembunyikan perasaan dari raut wajah dan matanya. Seperti tengah berada di pasar malam yang dipenuhi permen arumanis kesukaannya. Selalu mengekspresikan apa saja yang ada dalam benaknya. Tidak pernah sekalipun berubah.Ba’da subuh , tepat pukul 05.00 am WNIP ( Wekdal Nuswantara Imbang Pracima ) atau yang biasa kita kenal dengan WIB ( Waktu Indonesia bagian Barat ) , Syaima tampak menyibukkan diri di kamar. Secarik kertas berada erat di genggamannya. Aku tak yakin itu sebuah surat. Tampaknya terlalu mengenaskan jika selembar kertas lusuh nan kumal nan eksotis ( kosakata baru, bahasa halus dari lecek ) itu ku sebut sebuah surat.
Perlahan namun pasti, semua orangpun akan mengira gadis ini mulai menampakkan ketidakwajarannya…
Syaima mulai tersenyum senyum sendiri…semakin mengamati benda eksotis itu…seperti teringat sesuatu…terbayang…kemudian airpun merembes dari kedua pelupuk matanya. Syaima menangis.
Selama beberapa detik. Ia mencoba mengendalikan diri. Senyumpun kembali terkembang dari bibir ranumnya. Ternyata…benar saja…benda tadi memang harus kita akui sebuah surat. Akupun tadinya tidak begitu mengerti. Surat apa, bagaimana, dari siapa dan mengapa hingga bias membuatnya begitu merelakan diri masuk kedalam isi tulisan itu.namun, setelah ku cari tahu dari sumber yang bisa sdikit dipercaya, akupun mengerti…sangat mengerti…
Untukmu
Di hatiku , Syaimaa’ zulfa
Semoga kau selalu berada dalam lindumgan-Nya.akupun begitu.
Terlampau banyak yang tak ku mengerti dari perasaan perasaan yang kian menyiksa nurani ini.
Terlampau sulit aku mengerti untuk sekedar mengartikan perasaan apakah yang bergemuruh menyuarakan kidung kidung perih bagi pemuda yang belum pernah sekalipun menjamah sesuatu yang dinamakan cinta itu…
Terlalu rumit.
Namun Fa…percayakah kau padaku, jika tak bisa sedetikpun aku tenang terngiang keputusanmu untuk meninggalkan ku???
Percayakah?
Sungguh Fa…aku begitu menghargai alasanmu.begitu mengerti dan sangat mengerti sebab apa yang membuatmu yakin dengan keputusan itu.
Namun…tidak halnya dengan hati ini.
Ku harap, hatimu akan selalu menjaga apa yang pernah kita jaga bersama.
Ku harap, suatu saat nanti , Tuhan akan mempertemukanku dan kau kembali dalam sebuah ikatan suci.
Ku tunggu kau.digubuk ini. Penjara suci, dimana kau dan aku bertemu untuk yang petama dan yang terakhir.
Semoga, waktu tiga tahun cukup bagimu dan aku menyempurnakan ilmu.
Pukul 06.00 am .
Masih saja hujan .
Namun sepertinya syaima tidak memperdulikan dentuman air deras yang mengalir tanpa ampun dari langit di atas sana. Ia bersihkeras untuk pergi ke suatu tempat . Syaima kembali terpaku pada benda eksotis tadi. Diingatnya kembali. Tertulis 11 oktober 2008.Hhh…sudah lama sekali ternyata. Pantas saja, terlihat begitu kumal kertas itu. Sebentar!!!hari ini.ya…hari ini,jum’at tepat tanggal 11 oktober 2011. Tunggu dulu. Di sana, di kertas itu , di surat itu , tertulis satu nama. Bukan nama. Lebih tepatnya, inisial.
Yang mengasihimu,
F.N.T
11 Oktober 2011…Tiga tahun mendatang…terhitung dari 11 Oktober 2008.
HARI INI.BENAR HARI INI.
Sesekali Syaima menengok jam dinding di ruang keluarga. Maklum saja…sudah sangat lama di kamarnya tidak terdengar detak kehidupan jam dinding. Jam tangan apalagi. Hanya handphone saja alternative jam terdekat. Namun setelah alarm tadi malam , sepertinya ia lupa dimana terakhir ia meletakkan handphone berstandar nasional yang masih dipertahankan hingga berabad-abad itu. Di bawah bantal sepertinya. Atau entah terhempas kebelahan dipan ( tempat tidur ) yang sebelah mana karena kebiasaan buruk Syaima menghempaskan apa saja yang menggedor-gedor pintu mimpinya untuk segera bangun. Rupanya, sifat bawaan dari eyang kakung dari sang ibu menurun ke tabiat putri sulung dari dua besaudara, syaimaa’ zulfa dan Zahra Kamilatunnuha ini.Perlu dicatat, pasangan suami istri ayah ibu dari syaima memang sangat terobsesi dengan nama-nama arab. Bukan hanya itu, walaupun mereka berasal dari keluarga pedesaan yang amat awam.namun , mereka sadar betul akan agama. Oleh karena itulah…sejak kecil kdua anak mereka,panggil saja Syaima dan Zahra sudah diperkenalkan dengan dunia keagamaan.ya…semisal dititipkan di TPA-TPA, begitu bahasa sederhananya.
Ia ragu.
Tiga tahun sudah. Ingin sekali ia datang kesana.Ada sesuatu yang menari-nari saat teringat kata-kata dalam surat itu. Ia teringat kembali .
Ku tunggu kau.digubuk ini. Penjara suci, dimana kau dan aku bertemu untuk yang petama dan yang terakhir.
Semoga, waktu tiga tahun cukup bagimu dan aku menyempurnakan ilmu.
“Ah…apakah perasaan seseorang yang di seberang sana masih sama seperti dulu.setelah tiga tahun berlalu.tepat hari ini… Menunggu kedatangan gadis yang telah melukainya…menunggu ku???” keluh Syaima dalam hati.
Menengadah. Menghela nafas. Kemudian beranjak pergi meninggalkan kamar yang semakin lama terasa semakin sesak itu. Menuju dapur.
Gemercik air sudah terdengar selepas subuh tadi. Lampu-lampu rumah pun telah dihidupkan setelah semalaman dininabobokan untuk menghasilkan kegelapan. Terdengar jelas ketika eyang uti dari ayah Syaima tergopoh-gopoh mengambil kayu. Sungguh bukan karena Ketidakpengertian keluarga Syaima, hingga eyang uti terjun turun tangan mengurusi dapur. Namun memang karena saking inginnya membantu Bu Iin, ibu Syaima mengepulkan asap setiap pagi buta.
Dan seperti biasa, sejak sebelum adzan subuh tadi, sedingin apapun udara menusuk tulang, sederas apapun hujan , ayah Syaima , Lik Kun , begitu aku biasa memanggilnya , selalu berada di shaf terdepan jama’ah masjid Baitun Nuur di kampung kami. Terkadang, beliau juga yang mengumandangakan adzan jika belum ada mu’adzin yang datang.
to be continue...
Puisi Untuk Ibu
MY CANDLE
Never I think to make you sad
Never I’ll make you cry
More than it , I’ll make you smile
Always make you smile
Never like a wind
Never like a rain
Which sometimes come , sometimes run away
You are so different…
Your hug , your eye and your advice,
Never go away , never run away from my mind
Never leave my life…
You always be the sun,
Who never late come in the morning
Who shine everyone , everywhere and everytime
Anyone , anywhere and anywise…
You always shining me like a candle in the dark
You’re my everything who I have
Keep your shine for me ,
And trust me , I’ll never make your shine fall
Never… never make your shine fall
Mom…
Dedicated to my hero ,
Iin’s , my mom
With Love,
Desty Prasetya N
Never I think to make you sad
Never I’ll make you cry
More than it , I’ll make you smile
Always make you smile
Never like a wind
Never like a rain
Which sometimes come , sometimes run away
You are so different…
Your hug , your eye and your advice,
Never go away , never run away from my mind
Never leave my life…
You always be the sun,
Who never late come in the morning
Who shine everyone , everywhere and everytime
Anyone , anywhere and anywise…
You always shining me like a candle in the dark
You’re my everything who I have
Keep your shine for me ,
And trust me , I’ll never make your shine fall
Never… never make your shine fall
Mom…
Dedicated to my hero ,
Iin’s , my mom
With Love,
Desty Prasetya N
Saturday, 22 January 2011
Saturday, 16 January 2010
Biografi Penulis
hoLLa temanD…20 deC 09
ni kiSah kaMi sMua…eiTs…kiSahku dan smua yg ikuT serTa didaLamnya…
kiSah ni dimuLai dari terLahirnya aku kdunia ni mLaLui seorang ibu bernama iin < sBener’e ada nma pnJangny,tpi aku sKa bgian itu..hOhO>
Aku terLahir disBuah rumah sakit,upS…mksudku rumah sehat di mageLang,dg berat badan 21 gram.krna berat bdanku yg minimaLis,akhirnya untuk sementara aku ditempatkan ditempat khusus yg pke Lampu2 gTu Lah…pernah kbayang kn…ky ayam yg bru mneTas,dn msTi dikSih Lampu…wkakakakakakakak…kga Lucu!!!
Aku tumbuh besar dg segaLa kasih sayang yg tak terbanding oLeh apapun.bahkan kata2pun terLaLu sederhana untuk mgungkapkannya.skiTar umur 3tahunnan aku positif kena fLek.manda pandaku msTi berjuang sbiSa mungkin penyakit itu enyah dri tubuhku.dan aku bisa mnjaLani hidupku dg sangat normal.aLhamduLiLLah banget,akhirny dg perToLongan Yang Di Atas,smua berjaLan Lancar dn sesuai harapan.mginjak umur 4tahun,aku diskoLahkan disBuah TK yg jarakny lumayan jauh dri rumah.Tpi,seLang 3 buLan sTeLah itu…guru TKku dipanggiL ke Haribaan-Nya.dan karna tingginya keinginanku untuk bersekoLah,mandaku memuTuskan untuk sementara aku diikutkan di sebuah SekoLah Dasar didepan rumah.isTiLah daLam bahasa jawanya , sbagai “pupuk bawang”.namany juga bLum cukup umur…beberapa minggu seTeLah itupun, aku kLuar dari sekoLah.g begiTu jeLas aLasannya.sperTiny krna aku bosan dg materi2 yg diajarkan.dikiranya kaya di TK kLi yh…hEhE.
----------to be continue-----------
Tahun ajaran bru pun aku resmi masuk SD Lgi.kira2 umur 5 seTengah tahunan Lah…nah…kLo yg ni udah muLai serius nih…udah mau nrima peLajaran…xOxO.
Dari sNiLah…smuanya dimuLai.aku muLai mgenaL banyak teman risca,teman dri aku Lahir,D TuTik,Yusi,mba Ani,banyak Lah..dn sTu lagi yg g boLeh terLupakan,Riki ( cRiTanya dy tergiLa2 bgT sma yuSi.mKanya tag ikut serTakan…wLopun nanti criTanya Laen…O_O ).
Semesteran pertama…eh,dLu kn bLm pKe system smesTeran…OK.caTurwuLan perTama,posisi peringkat saTu diduduki 3 anak.Mba Ani, Yusi dan…….Aku sndiri…^_^
Kami berLima,aku,risca,mba Ani, d TuTik dan Yusi,berasaL dri kLuarga yg bisa dibiLang berada.Dan haL itu yg membuat kami dekat.
Namun,kdekatan itupun retak krna beberapa buLan seTeLah itu,saTu persaTu dari kami pindah sekoLah keLuar koTa.termaSuk Riki.yah…mau g mau,diantara kami berLima cmand tinggaL aku, Risca sma mba Ani.kami juga jadi g bgiTu dekaT krna ada pemisahan keLas.dengan aku tanpa satupun dari mreka.
Singkat criTa,dg Keajaiban dari Maha yg Maha mguasai keaJaiban,berTuruT2 aku mnduduki peringkat 1 smpai keLas V, tanpa ceLah saTupun.
Hingga haL itu bukan Lah mnJadi swaTu yg perLu di “wah”kan Lagi…
Tapi y itu tadi,peringkat saTuku cuman nyampe keLas V.Karna keLas VI ny,keLas yg tadinya dipiSah,diSaTukan Lgi…ternyata,disiNi sainganku g bisa diremehkan. Dan yah…ujung2ny peringkatku terus meningkat.Dari rangking 1,2,5,kmudian…9.GUBRAG!!!
REKOR!!!sungguh angka yg cukup mencengangkan untuk ukuran proporsionaL seorang DesTy seLama ini.HuFT…mau apa???
Singkat criTa Lgi nih,A masuk di saLah saTu SMP UngguLan ditempatku..
To be continue…
ni kiSah kaMi sMua…eiTs…kiSahku dan smua yg ikuT serTa didaLamnya…
kiSah ni dimuLai dari terLahirnya aku kdunia ni mLaLui seorang ibu bernama iin < sBener’e ada nma pnJangny,tpi aku sKa bgian itu..hOhO>
Aku terLahir disBuah rumah sakit,upS…mksudku rumah sehat di mageLang,dg berat badan 21 gram.krna berat bdanku yg minimaLis,akhirnya untuk sementara aku ditempatkan ditempat khusus yg pke Lampu2 gTu Lah…pernah kbayang kn…ky ayam yg bru mneTas,dn msTi dikSih Lampu…wkakakakakakakak…kga Lucu!!!
Aku tumbuh besar dg segaLa kasih sayang yg tak terbanding oLeh apapun.bahkan kata2pun terLaLu sederhana untuk mgungkapkannya.skiTar umur 3tahunnan aku positif kena fLek.manda pandaku msTi berjuang sbiSa mungkin penyakit itu enyah dri tubuhku.dan aku bisa mnjaLani hidupku dg sangat normal.aLhamduLiLLah banget,akhirny dg perToLongan Yang Di Atas,smua berjaLan Lancar dn sesuai harapan.mginjak umur 4tahun,aku diskoLahkan disBuah TK yg jarakny lumayan jauh dri rumah.Tpi,seLang 3 buLan sTeLah itu…guru TKku dipanggiL ke Haribaan-Nya.dan karna tingginya keinginanku untuk bersekoLah,mandaku memuTuskan untuk sementara aku diikutkan di sebuah SekoLah Dasar didepan rumah.isTiLah daLam bahasa jawanya , sbagai “pupuk bawang”.namany juga bLum cukup umur…beberapa minggu seTeLah itupun, aku kLuar dari sekoLah.g begiTu jeLas aLasannya.sperTiny krna aku bosan dg materi2 yg diajarkan.dikiranya kaya di TK kLi yh…hEhE.
----------to be continue-----------
Tahun ajaran bru pun aku resmi masuk SD Lgi.kira2 umur 5 seTengah tahunan Lah…nah…kLo yg ni udah muLai serius nih…udah mau nrima peLajaran…xOxO.
Dari sNiLah…smuanya dimuLai.aku muLai mgenaL banyak teman risca,teman dri aku Lahir,D TuTik,Yusi,mba Ani,banyak Lah..dn sTu lagi yg g boLeh terLupakan,Riki ( cRiTanya dy tergiLa2 bgT sma yuSi.mKanya tag ikut serTakan…wLopun nanti criTanya Laen…O_O ).
Semesteran pertama…eh,dLu kn bLm pKe system smesTeran…OK.caTurwuLan perTama,posisi peringkat saTu diduduki 3 anak.Mba Ani, Yusi dan…….Aku sndiri…^_^
Kami berLima,aku,risca,mba Ani, d TuTik dan Yusi,berasaL dri kLuarga yg bisa dibiLang berada.Dan haL itu yg membuat kami dekat.
Namun,kdekatan itupun retak krna beberapa buLan seTeLah itu,saTu persaTu dari kami pindah sekoLah keLuar koTa.termaSuk Riki.yah…mau g mau,diantara kami berLima cmand tinggaL aku, Risca sma mba Ani.kami juga jadi g bgiTu dekaT krna ada pemisahan keLas.dengan aku tanpa satupun dari mreka.
Singkat criTa,dg Keajaiban dari Maha yg Maha mguasai keaJaiban,berTuruT2 aku mnduduki peringkat 1 smpai keLas V, tanpa ceLah saTupun.
Hingga haL itu bukan Lah mnJadi swaTu yg perLu di “wah”kan Lagi…
Tapi y itu tadi,peringkat saTuku cuman nyampe keLas V.Karna keLas VI ny,keLas yg tadinya dipiSah,diSaTukan Lgi…ternyata,disiNi sainganku g bisa diremehkan. Dan yah…ujung2ny peringkatku terus meningkat.Dari rangking 1,2,5,kmudian…9.GUBRAG!!!
REKOR!!!sungguh angka yg cukup mencengangkan untuk ukuran proporsionaL seorang DesTy seLama ini.HuFT…mau apa???
Singkat criTa Lgi nih,A masuk di saLah saTu SMP UngguLan ditempatku.
To be continue…
Monday, 30 November 2009
menunggu...
sekian Lama aku menunggu
untuk kedatanganmu
bukankah engkau teLah berjanji
kita jumpa di sini
datangLah
kedatanganmu kutunggu
teLah Lama
teLah Lama ku menunggu
seLain dirimu kasih
tiada yang Lain Lagi
Lama sekaLi
aku menanti
kedatanganmu kekasih
betapa hati
tidak kan sedih
kau tinggaL aku sendiri
xOxO.
anggi_desT giLa2'an...
1 dec 09
untuk kedatanganmu
bukankah engkau teLah berjanji
kita jumpa di sini
datangLah
kedatanganmu kutunggu
teLah Lama
teLah Lama ku menunggu
seLain dirimu kasih
tiada yang Lain Lagi
Lama sekaLi
aku menanti
kedatanganmu kekasih
betapa hati
tidak kan sedih
kau tinggaL aku sendiri
xOxO.
anggi_desT giLa2'an...
1 dec 09
Friday, 27 November 2009
I'm ( desTy ) not a girL not yet a woman ^_^
I used to think
I had the answers to everything
But now I know
Life doesn't always
Go my way, yeah . . .
Feels like I'm caught in the middle
That's when I realize . . .
I'm not a girl
Not yet a woman
All I need is time
A moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl
There is no need to protect me
It's time that I
Learn to face up to this on my own
I've seen so much more than you know now
So tell me to shut my eyes
I'm not a girl
Not yet a woman
All I need is time
A moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl
But if you look at me closely
You will see it in my eyes
This girl will always find
Her way.......
(I'm not a girl)
I'm not a girl don't tell me what to believe
(Not yet a woman)
I'm just trying to find the woman in me, yeah
(All I need is time)
All I need This time
(A moment that is mine)
That is mine
While I'm in between
I'm not a girl
Not yet yet a woman
All I need is time
(is all I need)
A moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl
Not yet a woman
I had the answers to everything
But now I know
Life doesn't always
Go my way, yeah . . .
Feels like I'm caught in the middle
That's when I realize . . .
I'm not a girl
Not yet a woman
All I need is time
A moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl
There is no need to protect me
It's time that I
Learn to face up to this on my own
I've seen so much more than you know now
So tell me to shut my eyes
I'm not a girl
Not yet a woman
All I need is time
A moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl
But if you look at me closely
You will see it in my eyes
This girl will always find
Her way.......
(I'm not a girl)
I'm not a girl don't tell me what to believe
(Not yet a woman)
I'm just trying to find the woman in me, yeah
(All I need is time)
All I need This time
(A moment that is mine)
That is mine
While I'm in between
I'm not a girl
Not yet yet a woman
All I need is time
(is all I need)
A moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl
Not yet a woman
my LittLe angeL
oh my LittLe angeL...
you can make me beLieve
if we can fLy in the air
eVery in my dream
every in my Lfe
your name aLways in my hearT
come in my LittLe angeL
and embrace my seLf
tiLL me sLeep in your Lap
and I hope...
you'iLL aLways in my heart...
by:
dest n' puTri ida P
you can make me beLieve
if we can fLy in the air
eVery in my dream
every in my Lfe
your name aLways in my hearT
come in my LittLe angeL
and embrace my seLf
tiLL me sLeep in your Lap
and I hope...
you'iLL aLways in my heart...
by:
dest n' puTri ida P
Friday, 30 October 2009
Ordinary's girL
Tmand..
Wednesday,28th o9..
Hari yg bgiTu mLeLahkn.
Yah..msTi nrima kenyataan tim musikaLisasiku g dpeT juara koTa.bkan krna jeLeg atu kLh saing sma SMA Laen sh..
KenYAtaany budaya KKN di negara kiTa t'cnTa ni msh m'rupakan suatu haL yg biasa dipadupadankan dLm khidupan shari2..dan kami sbgai 'ordinary students' yg tanpa pendamping sbgai dewan juri dLm FesTiFaL musikaLisasi pwisi ni pun jdi korbnya..
Bsa apa?
HumpH..dLm persaingan ,kmenangan hanyaLah tujuan..namun untuk mNrima kekaLahan dg mnjadikany sbuah pmbeLajaran b'harga butuh jiwa yg besar..
Dn shbTku bLg,kami punya i2..^_^
arigatougozaimasu ne augustsan!
Wednesday,28th o9..
Hari yg bgiTu mLeLahkn.
Yah..msTi nrima kenyataan tim musikaLisasiku g dpeT juara koTa.bkan krna jeLeg atu kLh saing sma SMA Laen sh..
KenYAtaany budaya KKN di negara kiTa t'cnTa ni msh m'rupakan suatu haL yg biasa dipadupadankan dLm khidupan shari2..dan kami sbgai 'ordinary students' yg tanpa pendamping sbgai dewan juri dLm FesTiFaL musikaLisasi pwisi ni pun jdi korbnya..
Bsa apa?
HumpH..dLm persaingan ,kmenangan hanyaLah tujuan..namun untuk mNrima kekaLahan dg mnjadikany sbuah pmbeLajaran b'harga butuh jiwa yg besar..
Dn shbTku bLg,kami punya i2..^_^
arigatougozaimasu ne augustsan!
Saturday, 1 August 2009
Friday, 15 May 2009
desT_GaLLeriEs
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos and videos from desty prasetya. Make your own badge here.
Friday, 17 April 2009
TiLL tHe enD oF Time...
I tRy to resist what my Heart feel...
buT I'm faLLing into pieces,
DriFTing FurTher away fRom you,
Everything won'T seems right
if you were here withme,
you'd brush away this loneliness from me,
There wiLL never be another by my side
Because all Iam is jusT for you...
and there can never be another by my side
I need you herewith me,
you'd brush away this loneliness from me...
tiLL The End oF TimE...
buT I'm faLLing into pieces,
DriFTing FurTher away fRom you,
Everything won'T seems right
if you were here withme,
you'd brush away this loneliness from me,
There wiLL never be another by my side
Because all Iam is jusT for you...
and there can never be another by my side
I need you herewith me,
you'd brush away this loneliness from me...
tiLL The End oF TimE...
Tuesday, 25 November 2008
LiLin KeciL
kuRasakan cinTa semu dari nya...
kEciL,namun begitu nampak jelas
beRkerLip sTu cahaya...
sPerTi LiLin,
Aku haRap iA kan jDi pNerang hDupku...
aKu b'HenTi menangisi kEgeLapan
meNcari seSwaTu yang ta PasTi,
daN pasTikan caHaya iTu kan mNemaNiku,
hinGGa bErakhiRnya keFanaan ini...
Do'a ku kepada-Nya,unTuk seSeoRang yg ta' semPurna...
25 okT '08
kEciL,namun begitu nampak jelas
beRkerLip sTu cahaya...
sPerTi LiLin,
Aku haRap iA kan jDi pNerang hDupku...
aKu b'HenTi menangisi kEgeLapan
meNcari seSwaTu yang ta PasTi,
daN pasTikan caHaya iTu kan mNemaNiku,
hinGGa bErakhiRnya keFanaan ini...
Do'a ku kepada-Nya,unTuk seSeoRang yg ta' semPurna...
25 okT '08
Subscribe to:
Posts (Atom)